It's December 5th, 2009
It is my first time I saw a film festival.
Reaksi pertama gw.... KAGET!!!!
Ini adalah Jiffest, Jakarta Film Festvial. Gw ga nyangka bakalan rameee banget...
Di website Blitz (tempat pemutarannya), kita bisa beli tiketnya sejam sebelum pemutaran. Tapi, kenyataannya..... semua good seats to SOLD OUT.
Yang tersisa hanya kursi di row depan....
Gw nonton "10 Conditions of Love."
My first movie....
Filmnya cerita tentang seorang Muslim di China. Filmnya menarik sekali...
Dan yang serunya, ternyata sutradara filmnya dateng di pemutaran perdana itu...
So excited....
Namanya Jeff Daniels... He is an Australian. Film ini adalah film pertamanya. Dia butuh tujuh tahun buat menyelesaikannya.
Kita (gw dan teman-teman), sempat wawancara dia. Sebenarnya kita cuman mau contact numbernya. Tapi kita malah berakhir dengan wawancara singkat dengan dia. Tapi, it was damn fun!!!!
Gw sangat super duper terkesan sama dia....
Pas kita tanya kenapa memilih judul "10 Conditions of Love," dia memberikan penjelasan yang sangat berkesan buat kita.
Menurutnya, cinta itu seharunya "unconditional." Tapi yang terjadi di film itu, cinta itu menjadi "conditional." Seseorang jatuh cinta dengan memberikan syarat....
Rebiya Kadeer mensyaratkan banyak hal bagi orang yang mau jadi suaminya. Ga cuman itu saja, dia juga harus rela membiarkan anak-anaknya dipenjara pemerintah China karena memberla negaranya.
Jeff Daniels juga memberikan kesan yang lain. Saat kita tanya perihal rencana film berikutnya, dia bilang dia mau angkat tema kaum Yahudi.
Gw pun menanyakan, apakah dia punya semacam ketertarikan kepada tema semacam itu (grup-grup agama). Dia pun sempat tertawa (gw rasa menertawakan dirinya sendiri).
Dia dengan sangat bijak menjawab kalau dia punya tiga alasan kenapa dia hidup dan berada di dunia ini. Yang pertama, untuk memahami orang lain. Yang kedua, untuk memahami dirinya sendiri. Dan yang ketiga, karena dia ingin dimengerti.
Oh my GOD..... he is so damn wise and charming by his perception, words, and point of view.
I wish there are lots of time to talk to him about something else at that time.
Ingin rasanya mendengarkan cerita-ceritanya yang lain.
I do not regret that I was not present at my friend's wedding just to experience "this."
It was a "moment," a great one.
I know some of my friends probably are disappointed or probably angry with me for my un-presence. But hey, I don't care...
I have reasons not to come... and guess what, the reason is not because I want to go to Jiffest. But, it's because something else....
So, this is "10 conditions of Love"
