Selasa, 30 Juni 2009

H - 1

Several hours to be on my first job...

Setelah berbulan-bulan gw menganggur, akhirnya gw besok on my first duty.
Gw nganggur cukup lama...sekitar 9 bulan deh kayaknya. Sebenarnya kemarin itu ada beberapa perusahaan dan sekolah yang sudah nerima gw. Tapi, ada yang jauh, jadi seketaris "plus-plus", dan lain-lain.

Akhirnya, setelah sekitar dua bulan proses di tempat yang sekarang, gw akan menjadi seorang reporter. Yupz, a reporter.

Gw sudah melewati masa-masa dimana gw sangat desperate, sedih, down, merasa bodoh, dan lain-lain. Gw merasa terlalu idealis karena sempet menolak beberapa penawaran. Gw juga sempat bimbang karena sepertinya banyak yang mengkritik keputusan gw ini. Tapi, saat gw berdoa, gw minta kepada Tuhan agar diberikan yang terbaik; agar ditunjukkan jalan yang terbaik.

Ternyata, saat gw merasa sangat ragu akan pekerjaan-pekerjaan yang lain. Hanya pekerjaan inilah dimana gw merasa excited, senang, deg-degan, dan yang paling penting gw merasa ini benar. Gw merasa gw tidak salah melangkah (semoga-red). Dan tentu saja gw berdoa ini yang terbaik.

Ada beberapa alasan kenapa gw mau kerja jadi reporter. Yang pertama, gw suka berita. Gw suka politik. Gw rasa semua orang tau ini. Mungkin karena latar belakang keluarga gw dimana mereka super duper menaruh perhatian ke dunia perpolitikan Indonesia (hahaha...-red). Apalagi bokap gw yang ganteng kayak Richard Gere (lho??!!). Gw yakin dia adalah salah satu oarng yang sangat well-educated untuk hal ini. Dia tidak menyombongkannya. Tapi, saat membahas sesuatu dengan dia, dia punya pengetahuan yang sangat luas sekali tentang masalah itu.

Gw juga inget saat gw kecil dulu, setiap kali makan malam, hanya masalah politik yang mau dibahas bersama gw di meja makan. Klo ngomongin yang lain, dia pasti tidak memberikan repons. Fiuh... sangat berat untuk ukuran seorang anak SMP atau SD mengikuti hal-hal yang kadang-kadang masi sulit dimengerti.

Alasan kedua, gw ga tau apakah ini termasuk alasan atau tidak. Gw hanya merasa ini adalah "sign". Kata nyokap gw dan salah satu teman SD-SMP gw, cita-cita gw dulu adalah reporter. Gw sich ga inget. Hahaha...
Gw berusaha mengingatnya... Tapi koq yang teringat malah cita-cita gw menjadi penerjemah seperti di ajang Miss Universe.

Eniwei, alasan ketiga... Gw pengen ketemu bapak gw yang telah lama hilang, yaitu SBY. Lho??!!

Gw mungkin termasuk salah satu orang yang simpatik sama SBY. Ga tau kenapa, dia mengingatkan gw dengan sosok ayah yang hangat dan "caring". He looks warmth and caring and loveable. Gw ga bilang gw mendukung dia untuk jadi presiden lagi untuk periode 2009-2014. Gw akui gw sangat mendukung dia untuk periode 2004-2009. Tapi, gw tidak akan menilai kinerja dia.

So...gw tetep excited untuk besok. I want to do the best and hope God will help me to do the rest. Gw berharap, gw akan menjadi pribadi yang lebih baik, dewasa, bahagia, dan merasa ini benar. Walaupun gw takut juga akan disiksa lahir dan batin (hahaha...-red).

Crossing my fingers now